Pintu-pintu ke jakarta MATEMATIKA DETIKMatematika Detik – PINTU-PINTU KE JAKARTA | Sebelumnya, beberapa bulan lalu, sekjen Ikatan Alumni Teknik Industri ITB membeli sejumlah buku Matematika Detik. “Thoha, nanti menjadi pembicara di forum alumni ya,” katanya beberapa hari lalu. Bulan Ramadhan lalu, Matematika Detik telah dipresentasikan di depan alumni Teknik Industri satu angkatan (1999) dan acara kecil itu bolehlah dianggap sebagai persiapan.

LAKPESDAM NU Kabupaten Tegal

Diskusi mengenai Matematika Detik semakin gencar diselenggarakan. Beberapa waktu sebelumnya, ketua LAKPESDAM NU Kabupaten Tegal, Ustadz Ikbal El-Hada, juga mengabari untuk bersiap-siap ke Jakarta. LAKPESDAM PBNU sudah bersedia berdiskusi Matematika Detik.

Berbagai pihak kian tertarik untuk mengenalkan Matematika Detik ke berbagai kalangan. Di waktu yang lain, bendahara umum PB PII, Nur Syamcholil, berkunjung ke rumah, siap memperkenalkan Matematika Detik ke Poros Pelajar (PII, IPNU-IPPNU, IRM).

Di waktu yang lain lagi, mantan ketua PB HMI yang sekarang sedang mengambil PhD di Washington University, datang ke rumah, dan pada pertemuan kedua berinisiatif memperkenalkan Matematika Detik ke jejaringnya.

Beberapa jam lalu, Drs A Fikri Faqih MM, wakil ketua komisi X DPR RI, men-challenge saya untuk presentasi Matematika Detik di Balitbang Kemendikbud.

Matematika Detik Ke Jakarta

Alhamdulillah, sejumlah akses ke Jakarta untuk Matematika Detik mulai terbuka. Hanya sampai sekarang yang belum adalah ke Universitas Paramadina. Bagaimana pun, IER (Institute for Education Reform) Universitas Paramadina adalah salah satu lembaga terpenting di balik perumusan gagasan Matematika Detik ini.

Baca Juga : JABAT (Jakarta – Bandung – Tegal)

Tapi semua itu hanya bonus. Bagaimana membuat detail Kampung Matematika Detik sebagai bagian visi-misi Kabupaten Tegal, dan bagaimana menuntaskan buku seri ke-2 LEVEL A “Baca Angka Secepat Baca Kata” itulah yang menjadi fokus. Maka, saya sangat senang, saat seorang doktor lulusan Jepang, seorang dosen ITB, berkenan menjadi editor.

Baca Juga : Matematika Detik, Visi dan Misi Kabupaten Tegal  dan Kampung Matematika Detik, Apa kabar?

MATEMATIKA DETIK MILIKI PINTU-PINTU KE JAKARTA

Tinggalkan komentar

Tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *