Rabu malam Kamis, 25 Juli 2007. Tepat 13 tahun yang lalu. Peluncuran Titik Ba di Klonengan, Margasari. Sangat meriah, sebab ketua panitia langsung bupati Tegal, H Agus Riyanto SSos MM.

Beberapa bulan sebelum buku terbit, tentu saja sebelum peristiwa Klonengan. Bupati Tegal sangat antusias dengan Titik Ba, apalagi sewaktu saya mengatakan bahwa Titik Ba dapat bermanfaat besar bagi reformasi pendidikan. Saya katakan perlu waktu 3 (tiga) tahun, untuk menerjemahkan Titik Ba hingga satu contoh detail-operasional yang bermanfaat bagi reformasi pendidikan.

Ternyata perkiraan saya meleset 10 tahun.

Malam ini, 25 Juli 2020, saya baru saja menuntaskan materi untuk webinar Matematika Detik pelatihan berantas gagap hitung sesi ke-3 (terakhir). Artinya detail-operasional sudah selesai.

Ahad, 26 Juli 2020, besok adalah webinar sesi ke-3 (terakhir). Setelah itu ada ujian teori untuk bisa dinyatakan layak menjadi “instruktur pertama” ToSM.

Itu baru setengah jalan. Ujian sesungguhnya adalah di dunia nyata.

Apakah, dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui webinar, ToSM dapat menjadi sarana ampuh untuk mengasah intuisi yang bermanfaat TERUKUR pada pemberantasan gagap hitung? Jika jawaban adalah ya, maka layak menjadi “instruktur muda”.

*Ahmad Thoha Faz

MELESET 10 TAHUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *