“Pergeseran keseimbangan, Pak,” kata Kamal pada kuliah subuh kimia baru saja. “Aturannya banyak, (membuat) pusing dan bingung.”

Setahun lalu, Kamal menggali ilmu di Jerman. Kembali ke Indonesia, kembali melanjutkan di kelas 12 SMA Negeri 1 Tegal dan kembali mengikuti kuliah subuh matematika, fisika dan kimia.

Kebingungan Kamal tepat serupa dengan yang saya alami, lebih dari dua dekade lalu. Menyiksa nalar!

Setelah berpikir beberapa hari, bahkan hingga terbawa tidur, sampailah pada simpulan bahwa aturan yang banyak itu sesungguhnya hanya bayangan dari pengertian keseimbangan. Cukup paham apa itu Kc, maka semua aturan itu tidak perlu. Ya, tidak perlu karena sejatinya tidak ada.

Seketika Kamal memahami Kc, tiba-tiba sirna semua aturan itu. Gamblang, dan aturan itu malah menjadi penghalang.

Kc pun sebenarnya tidak ada. Kc hanya ungkapan dari kesadaran manusia. Apakah kesadaran itu ada?

#TitikBa: segalanya satu, utuh tak terbagi dan sejatinya tidak ada.

Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
SEGALANYA SATU

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *