“Predator tikus itu ular, bukan kucing,” kata Rahmad Budi, saat itu wartawan Republika, ketika mengedit #TitikBa edisi 2007. Karena tulisan orang Yogya ini pula resensi Titik Ba muncul di harian Republika.

Bagaimana Titik Ba edisi 2018? “Nanti moderator bedah buku Mbak Siwi Nurbiajanti,” kata Pak Wiluyo, pejabat Perpustakaan Kota Tegal. Mbak Siwi adalah jurnalis Kompas.

Ternyata Rahmad dan Mbak Siwi adalah teman seangkatan di SMA di Yogyakarta. Mbak Siwi adalah wakil pemimpin redaksi, sedangkan Rahmad sebagai reporter, editor dan fotografer di majalah sekolah. Dunia memang sempit. Dan kisah hidup manusia adalah karya sastra yang sedang dipentaskan.

Titik Ba: segalanya satu, utuh tak terbagi dan sejatinya tidak ada.

Gambar mungkin berisi: Ahmad Thoha Faz dan Rahmad Budi, telepon, selfie, dekat dan dalam ruangan

REPUBLIKA, KOMPAS DAN TITIK BA

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *